sore itu…….

berita TV tadi siang mengabarkan fatwa haram terhadap REBONDING, seorang ayah masih belum mengerti arti kata itu bertanya kepada anaknya yang baru pulang dari SD. ‘Rebonding itu artinya ‘meluruskan’, yah, hahaha ayah gak apdet nih”, celoteh riang anak itu, sedikit menyindir ayahnya. Sore hari, seperti biasa Ayah-Anak tersebut melangkah menuju ‘meusanah’(musholah) di belakang rumahnya, tidak jauh, hanya 50 meter. Langit saat itu kuning kemerah-merahan berselimut tipis awan. Burung camar sahut- menyahut beriringan kemudian hilang dibalik pohon besar. Udara mulai membuat pori-pori kulit membesar. Akhirnya azdan magrib terdengar. Terdengar lirih, keluar tidak teratur dari ‘toa’ usang bergelantung di kubah besar. Tidak sampai 10 menit, solat berjamaah akan dimulai. Saat itu memang imam yang biasanya memimpin mereka shalat harus menjenguk istrinya yang sakit asma. Tidak lama, ayah si-anak langsung maju, memimpin barisan lurus shalat, dan berkata “untuk kekhusyukan shalat kita, mohon shaf belakang diREBONDING terlebih dahulu”.

anak si ayah hanya nyengir-nyengir di belakang barisan bapak-bapak.
!!!

Posted in canda garing | Tagged | Leave a comment

[there's still one deadline]

semoga besok cerah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

[lagu] Ipang-Sahabat Kecil

A Bm D
baru saja berakhir
A Bm D E
hujan di sore ini
C#m D
menyisakan keajaiban
Bm C#m D E F#m
kilauan indahnya pelangi

A Bm D
tak pernah terlewatkan
A Bm D E
dan tetap mengagumiNya
C#m D
kesempatan seperti ini
Bm C#m D E A
tak akan bisa dibeli

E-D C#m
bersamamu kuhabiskan waktu
Bm A E
senang bisa mengenal dirimu
D C#m
rasanya semua begitu sempurna
Bm C#m Dm
sayang untuk mengakhirinya

[interlude] A A
A E D
F#m D E

A Bm D
lawan keterbatasan
A Bm D E
walau sedikit kemungkinan
C#m D
takkan menyerah untuk hadapi
Bm C#m D E
hingga sedih tak mau datang lagi…

A D A D

D C#m
bersamamu kuhabiskan waktu
Bm A E
senang bisa mengenal dirimu
D C#m
rasanya semua begitu sempurna
Bm C#m Dm
sayang untuk mengakhirinya

A
janganlah berganti
A
janganlah berganti
A
janganlah berganti
F#m D E
tetaplah seperti ini

Posted in lagu | Tagged , , | Leave a comment

penghargaan Doktor kepada Kang Ipin

Penghargaan kepada Arifin Panigoro patut disambut baik. Kang Ipin, begitulah beliau dipanggil oleh rekan-rekan seperjuangannya, telah sukses memberikan kontribusi nyata kepada dunia dgn gelar “world class genuine enterpreneur especially in energy industry”.

Walaupun sedikit terlambat, tapi tak apalah daripada tidak sama sekali. Terlambat karena sebelumnya UGM memberikan penghargaan penghargaan serupa DR.HC kepada Jakob  Oetama selaku pendiri Kompas Gramedia Grup, dan kepada Ir.Ciputra yang lulusan Arsitektur ITB.

Kang Ipin (alumnus elektro ITB) adalah sosok yang menonjol di kalangan enterpreuner Indonesia. Dalam bukung “Berbisnis itu tidak mudah” (kalo gak salah) terlihat jelas bahwa beliau orang cerdas yang sangat rendah hati, beliau selalu berpikir agar semua pihak menang, tidak ada yang dirugikan.

Dan yang lebih penting dari pemberian penghargaan gelar DR.(HC) Arifin Panigoro selaku wirausaha adalah ITB harus lebih sering mengukuhkan kerjasama dalam dunia industri. Jangan terlalu menjual mahal, malahan kalau bisa jemput bola.

ITB akan dinilai gagal bila tak mampu meningkatkan nilai tambah mahasiswanya yang notabene salah satu terbaik di Asia Pasifik. Jangan pandang mahasiswa sebagai produk uang, yang akan selalu berkurang nilainya jika terlalu lama ‘menjajah’ kampus, pandanglah sebagai investasi jangka panjang untuk dunia. Berilah kesempatan jauh lebih luas kepada mahasiswanya yang menaruh minat besar terhadap wirausaha. Bayangkan bila 10 orang saja tiap wisuda berlangsung memutuskan menjadi enterpreneur. Sepuluh orang tersebut memiliki 10.000 pekerja tiap-tiapnya. Bila dalam 1 tahun terdapat 3x wisuda, maka akan terbuka 10.000 org x 10enterpreneur-baru x 3wisuda = 300.000 org akan mendapat pekerjaan baru tiap tahunnya. Itu hanya batas minimal, dan Saya yakin akan jauh lebih banyak dari itu apabila ITB mampu membangkitkan inkubator bisnis di tiap Unit Kegiatan Mahasiswa. Saat ini salah satu  unit yang mampu memfasilitasi mahasiswa yang berjiwa bisnis adalah Kokesma.

Dunia ini akan berubah bila sikap kita berubah. semoga

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Berpikir Kreatif itu Mudah

Manajemen berpikir kreatif bukan merupakan pengetahuan textbook yang hanya berisi teori kontekstual. Lebih dari itu MBK merupakan ilmu pengetahuan aplikatif.

• Pahami cara kerja otak. Bedakan antara otak kanan dan kiri, karena memiliki karakteristik yang jauh berbeda
• Sesuaikan dengan karakteristik dan kepribadian Anda
• Memahami baik komponen-komponen yang mempengaruhi kreativitas

Menurut Teresa Amabile, profesor dari Harvard Business School yang sudah meneliti topik mengenai kreativitas pribadi dan organisasi ini, kita sering melihat proses kreativitas secara sempit. Ketika kita berbicara mengenai kreativitas, yang umumnya menjadi fokus adalah proses berpikir itu saja. Sementara kreativitas sebenarnya terdiri dari 3 komponen yang saling bertautan. Ketiganya adalah: keahlian-ketrampilan, dan motivasi.

Keahlian dan keterampilan merupakan modal berharga untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan benar. Kita sulit menghasilkan ide kreatif untuk bidang yang tidak kita kuasai dengan baik. Kalaupun bisa, biasanya Anda harus bekerjasama dengan orang yang ahli di bidang bersangkutan. Di sini, Amabile mendefinisikan keahlian secara luas. Bukan saja keahlian pribadi, tetapi keahlian dari orang-orang lain yang bisa kita akses. Jadi, semakin besar jaringan kenalan yang kita miliki, semakin luas juga keahlian yang bisa kita dapatkan.

Motivasi penting sebagai tenaga pendorong terhadap semua yang kita kerjakan. Tetapi tidak semua motivasi memiliki kekuatan yang sama besar. Pernah diadakan riset yang menyimpulkan motivasi terkuat untuk memacu pikiran kreatif adalah motivasi intrinsik, atau motivasi yang muncul dari dalam diri kita. Ketika kita termotivasi secara intrinsik, kita tidak mencari pengakuan dari luar dalam bentuk pujian atau materi. Kita melakukannya semata-mata demi kepuasan kita, demi aktualisasi diri kita.

Sebagai contoh, banyak dari kita termotivasi agar berpikir kreatif dengan uang sebagai pemicunya. Bukankah selama ini para manajer yang ingin para anak buahnya lebih kreatif sering menjadikan uang sebagai motivator? Uang tentu saja tidak menghalangi orang untuk kreatif. Namun pada kebanyakan kasus, uang juga tidak membantu. Kadang uang malah membuat motivasi intrinsik seseorang untuk berkarya menjadi surut karena digantikan oleh keinginan untuk mendapatkan uang tersebut. Uang juga tidak bisa membeli gairah (passion) yang dibutuhkan untuk mengatasi hambatan-hambatan besar yang muncul selama proses kreatif.

Caranya? Saran pertama adalah mencocokkan pekerjaan dengan kemampuan dan minat sang karyawan. Kelihatannya cukup sederhana, tetapi untuk bisa melakukan itu dengan baik, manajer harus mengenal diri para anak buahnya dengan baik. Cara lainnya adalah menentukan tujuan yang harus dicapai dan memberikan kebebasan karyawan untuk menemukan cara mencapai tujuan tersebut selama tidak melanggar etika dan hukum. Otonomi seperti itu bisa meningkatkan kreativitas karena luasnya ruang bergerak yang dimiliki karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dan memberi mereka sense of ownership.

Cara-cara lain yang lebih kreatif juga bisa diterapkan. Di beberapa perusahaan, bonus untuk ide karyawan dihitung berdasarkan persentase dari penghematan atau pendapatan tambahan yang berhasil didapatkan dari implementasi ide tersebut. Menawarkan kenaikan jabatan juga bisa dilakukan bila seorang karyawan telah beberapa kali memberikan ide-ide cemerlang.

Posted in Uncategorized | Tagged | 3 Comments

Biarkan Dia Berkembang

Ada tiga unsur penting yang mempengaruhi pertumbuhan anak dalam usia 3-10 tahun yaitu watak bawaan, pendidikan keluarga dan lingkungan. Dalam usia tersebut, seorang anak telah mampu mengamati dan mengolah objek-objek yang terlihat, yang kemudian direspon otak menjadi pesan tersimpan, entah itu pesan baik maupun buruk. Ibarat CD kosong yang kemudian direkam, apapun suara atau gambar yang terlintas akan terekam jelas, kemudian akan tersimpan dengan baik dalam lembaran-lembaran data CD. Watak bawaan adalah sifat dasar yang ada pada dirinya diwariskan oleh kedua orang tua kandung anak, dan bagian ini tidak dibahas karena merupakan faktor internal. Kedua adalah keluarga, buah apel tidak akan jatuh jauh dari pohon apel, jadi ingin seperti apa sang anak nanti dapat diarahkan, dan pendidikan pertama berlangsung dalam keluarga. Sering orang tua tidak sadar akan hal ini, mereka menginginkan seorang anak yang mampu memimpin namun sejak kecil dibatasi oleh larangan-larangan. Jangan nakal, jangan terlambat, awas kalau tidur malam, kamu akan dihukum bila tidak patuh. Kata-kata itulah yang banyak dikeluarkan sehingga anak akan merasa serba salah, tidak kreatif dalam berfikir, juga sering cari aman daripada dapat hukuman, dan masih banyak lagi pengaruh buruknya. Faktor terakhir adalah lingkungan diluar keluarga, bisa teman-temannya, tetangga, pergaulan di sekolah dan pengaruh media.
Tidak seperti orang dewasa, anak-anak menjadikan kegiatan berpikir kreatifnya menjadi suatu kegiatan rutin. Mereka selalu berpikir dan bertanya, dan pertanyaan favorit mereka adalah ‘mengapa?’. Kadang-kadang mereka tidak percaya dan gampang terpuaskan pada apapun yang dikatakan orang dewasa sampai mereka mengujinya sendiri dan mengambil kesimpulan sendiri. Nantinya, anak-anak belajar untuk mengikuti peraturan orang dewasa dan menerima informasi tanpa mempermasalahkannya lagi.
“Jiwa yang lama segera pergi, bersiaplah para pengganti”. Tiap anak yang dilahirkan di pangkuan ibu pertiwi merupakan aset bangsa. Jiwa-jiwa baru yang disiapkan untuk menggantikan orang-orang tua di negeri ini. Oleh karena itu sudah seharusnya dijaga dan dididik sesuai dengan kebutuhan. Tanggung jawab orang tua untuk memfasilitasi anaknya dengan pendidikan yang layak.
Media elektronik terutama TV (televisi) merupakan salah satu alat penyampai informasi yang dapat menjangkau dari Sabang sampai Merauke, sehingga memiliki pengaruh sangat besar bagi masyarakat. Artis dapat meraih popularitas tertinggi karena blowup media melalui tayangan infotainment. Aparatur pemerintah bekerja sungguh-sungguh, menahan kantuk dalam rapat hanya karena disorot media, takut namanya tercoreng di masyarakat. Sekuat itu memang pengaruh media kita. Bahkan ada informasi yang sebenarnya kecil dapat dibuat sebegitu besar hanya karena liputan di media. Mulai dari tayangan anak-anak, berita, edukasi, tayangan kekerasan hingga pornografi tiap hari hilir mudik dihadapan layar kaca TV. Dengan alih-alih kebutuhan pemirsa mereka menyajikan siaran non-stop 24 jam, dengan variasi tayangan begitu banyak. Walaupun telah di-rating untuk siapa-siapa saja tayangan ini cocok untuk ditonton, namun batasan ini berlaku bila ada kontrol dari pemirsa yang menonton, dan keluarga. Apa jadinya bila anak-anak dibiarkan bebas menonton siaran TV tanpa pengawasan. Siaran apapun yang mereka lihat akan selalu terekam baik dan bila berlangsung dalam waktu lama(afirmasi) akan berakibat pada tingkah laku hingga pola pikir ketika dewasa. Seorang anak yang seharusnya bertingkah laku baik tiba-tiba suka menghina teman-temannya, atau berkata tidak sopan pada orang tua. Dan ini diperparah lagi ketika kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Memang, tidak semua program TV menampilkan sisi buruk, banyak juga yang bersifat edukatif seperti Bocah Petualang di Trans7, National Geographic di ANTV, belajar bahasa inggris di TVRI, hiburan interaktif seperti Dora atau Diego di GlobalTV. Acara-acara tersebut menghibur sekaligus memberikan pendidikan bagi anak. Namun yang menjadi masalah adalah ketika anak menonton acara tersebut, ada iklan-iklan entah itu produk, sinetron atau acara acara yang menonjolkan sisi negatif. Seperti yang telah disampaikan diatas bahwa terkadang anak tidak percaya lalu mengambil kesimpulan yang menurut dia benar tanpa disampaikan ke orang dewasa dalam hal ini orang tuanya. Seperti bila ada seorang teman mengambil kotak makananmu tanpa izin, tindakanmu adalah mencacinya dengan kata-kata kasar lalu memukulnya seperti yang terlihat di film.

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

kembali ke rutinitas

Yuos,, Jumat 9 Oktober 2008, Aku kembali ke Bandung, tempat ku belajar banyak hal. Weker berbunyi jam 3 (belum diset ulang sejak puasa, buat bangunin sahur), tapi ga mempan, tidur lagi sampai jam 5. Solat, ngaji dikit, ngidupin komputer, liat foto-foto liburan kemaren, belajar T3 buat UTS tgl 15.

Sampailah jam 7.30, pergi sarapan bubur pake telor(harganya udah naik jadi 4000, sebelumnya 3000, hiks2). Balik ke kosan bentar, lanjut ke warnet langganan(operatornya manis :) ), kirain masih tutup liburan soalnya pintu depan ditutup. “warnet buka teh??”dengan muka lugu. “buka, silahkan”jawab teteh operator dengan senyum imut. “nomer 24 yah”.

nyambung yah…:)

Posted in lagu | Tagged | 3 Comments

joke4 : SUPIR METRO MINI

Di pintu akherat
seorang malaikat menanyai seorang supir metro
mini, “apa kerja kamu selama di
dunia ?”
Jawab: “Saya supir metro mini, pak.”
Lalu malaikat itu memberikan
kamar yang mewah untuk supir metro
tersebut dan peralatan yang terbuat dari
emas.
Lalu datang seorang juru dakwah agama…
Malaikat pun bertanya “apa
kerja kamu di dunia ?”
Jawab : “saya seorang juru dakwah,
pak..”
Lalu malaikat itu memberikan kamar yang kecil dan peralatan
yang
terbuat dari kayu. Melihat itu juru dakwah pun protes.
“Pak kenapa
kok saya yang juru dakwah mendapatkan yang lebih rendah
dari seorang supir
metro..?”
Dengan tenang malaikat itu menjawab: “Begini Pak.. Pada saat
Bapak
ceramah, Bapak membuat orang-orang semua tertidur..
sehingga
melupakan Tuhan. Sedangkan pada saat supir Metro mini mengemudi,
ia
membuat orang-orang berdoa….”

Posted in canda garing | Tagged | 2 Comments

joke3 : jangan dihirup

suatu pagi Saya menelepon seorang teman yang kemudian dia mempromosikan sebuah merk sabun lantai ternama dengan aroma kesegaran yang menurutnya tiada duanya.

Kebetulan memang siang ini Saya ingin ke supermarket untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Langsung saja menuju kios sabun dan kemudian mengambil contoh sabun yang teman Saya promosikan tadi pagi. Di bungkus luar terpampang tulisan “aroma segar sepanjang hari”, Saya pun membuka tutupnya hendak menghirup, tapi di samping tutup botol ada tulisan kecil berbunyi “jangan dihirup, berbahaya”

Posted in canda garing | Tagged | Leave a comment

kesedehanaan di dalam kemewahan

Kesederhanaan Presiden Iran

Sisi Kehidupan Kehidupan Presiden Iran, Ahmadi Najad
(terjemahan atas Wawancara sang Presiden dengan The Fox News TV Amerika).
The Fox New TV (US) mewawancarai Presiden Republik Iran, Ahmadi Najad:
FTV : Saat Anda melihat kaca di pagi hari, apa yang anda katakan buat diri anda sendiri?
AHD : Saya melihat orang di dalam kaca dan mengatakan kepadaku : “Ingat, anda tidaklah lebih dari sekedar pembantu biasa, hari-harimu harus kau isi dengan tugas berat, yakni melayani masyarakat, bangsa dan Negara Iran”.

Kesederhanaan Ahmadi Najad tampak dari kebiasaan tidurnya yang hanya beralaskan karpet lantai dengan selimut dan bantal seadanya.

Dan berikut ini ulasan sang wartawan lebih lanjut :
Ahmadi Najad, sosok presiden Iran yang mengherankan banyak orang karena merupakan presiden yang selalu datang paling awal di kantor kepresidenan. Dia melakukan ketidakbiasaan, yakni mengganti karpet kebesaran di Masjid Besar Teharan, dengan karpet biasa yang murah harganya.
Ahmadi Najad berpendapat bahwa terdapat banyak sekali pemborosan negara dalam menermia tamu VIP dan dia meminta untuk mengakhiri semua bentuk pemborosan tersebut kepada Protokol Istana, dan minta untuk mengganti ruangan dengan perabotan yang sederhana seperti cukup dengan kursi kayu yang lebih mencerminkan kenyataan kesederhanaaan.
Pada banyak kesempatan, sang presiden bergabung dengan Petugas Kebersihan Kotamadya untuk membersihkan jalan di area dimana rumah dan kantor kepresidenan berlokasi.
Dibawah kekuasaannya, para menteri yang diangkat selalu mendapatkan banyak catatan dari Ahmaddi Najad terutama penekanan serius untuk peduli kepada rakyat miskin dalam setiap programnya, serta semua akun rekening menteri ybs dan sanak saudaranya akan senantiasa dipantau oleh Presiden setiap saat. Para Menteri tersebut diharapkan kelak meninggalkan jabatannya secara mulia, serta tidak dibenarkan mengambil segala keuntungan dari jabatan dan kantornya.
Sebagai teladan, Ahmaddi Najad memulai dari dirinya sendiri. Sekalipun memimpin negara yang kaya raya minyak, namun sang Presiden hanya memiliki sebuah kendaraan tua Peugeuot 504 tahun 1977, sebuah rumah tua yang tidak seberapa besar sebagai warisan dari ayahnya 40 tahun yll di wilayah miskin disekitar Teheran. Tabungannya bersaldo 0 alias tidak memiliki uang ditabungannya. Honor dari universitas dimana dia mengajar hanya sekitar US $ 250 (sekitar Rp. 2.350.000,-) saja.
Informasi lain adalah, pak Presiden masih menempati rumah tinggal warisan orang tuanya. Dia enggan menempati rumah jabatan. Itulah semua yang dimilikinya. Sebagai seorang presiden dari salah satu Negara yang memiliki peran strategis secara ekonomi, politik terutama sector minyak dan Hankam nya diseluruh dunia, Ahmad di Najad tetaplah sederhana.
Dia bahkan tidak mengambil gajinya sebagai Presiden dengan alasan bahwa “kekayaannya” itu adalah milik Negara yang harus dikembalikan ke Negara dan dia sangat “menjaga” dari hal-hal yang demikian.
Sisi kehidupan lain dari Ahmaddi Najad yang berkesan dimata para staff kepresidenan adalah, dia selalu membawa sendiri tasnya setiap hari. Tas itu selalu terdapat “sandwich” sebagai sarapan paginya atau hanya sekedar roti dengan mentega yang disiapkan istrinya, dimana “menu” itu menjadi sarapan rutin tiap paginya. Dia menghentikan segala bentuk kiriman makanan-makanan mewah yang diagendakan lembaga kepresidenan.
Ahmadi Najad juga mengganti Pesawat Keprsidenan yang sangat eksekutif menjadi hanya cukup pesawat kargo saja untuk menghemat belanja publik, dan dia senantiasa meminta agar ditempatkan di penerbangan reguler di klas ekonomi saja bila bepergian ke negara sahabat.
Ahmadi Najad ketat mengawasi para menterinya. Setiap hari dia rapat dengan para pembantunya tersebut untuk mengetahui aktivitasnya dan seberapa efisien yang mereka kerjakan. Dia juga mendekatkan kantornya kepada menter-menteri pembantunya tersebut dan mempersilakan mereka untuk berkunjung setiap saat tanpa permisi dan tanpa keprotokoleran segala. Dia menyetop segala bentuk upacara seremonial seperti upacara kenegaraan secara mewah, dengan aubade inspeksi pasukan diatas karpet merah, serta segala bentuk foto-foto seremonial hingga bentuk-bentuk ucapan selamat datang bila dia maupun para menterinya berkunjung ke isuatu tempat.
Bila dinas ke suatu tempat, Ahmadi Najad selalu minta kepada petugas Daerah bahwa tidak perlu disediakan hotel dengan ruangan mewah dan kasur yang besar dan empuk, karena dia tidak suka tidur di tempat itu. Dia lebih menyukai tidur di lantai dengan alas seadanya dan sebuah selimut saja.
Foto-foto diatas menunjukkan betapa sederhananya Ahmadi Najad.
Nampak bahwa Presiden Iran ini tidur di ruang tamu di rumah kediamannya setelah para pengawalnya berlalu. Foto diambil oleh adiknya yang bekerja di Kantor Surat Kabar Wifaq dan mempublikasikan foto ini hingga gambar ini menjadi gamabr penting di dunia dan disebarluaskan di banyak surat kabar dan majalah di dunia, termasuk diantaranya di Amerika.

Pada segmen lain, pak Presiden tidak memiliki ruang tamu yang megah dengan segala atributnya. Dia hanya duduk bersila beralaskan karpet kecil, memberi keterangan atas wawancara para wartawan di ruang tamunya.

Apabila sholat berjama’ah, Ahmaddi Najad tidak pernah meminta selalu di Shof pertama. Dia meminta dianggap sebagai jamaah biasa, yang hak dan kewajibannya sama dengan jamaah lainnya. Apabila tidak berhalangan janji, dan sudah tiba saatnya sholat, dia tidak sungkan sholat ditepi jalan, karena baginya semua tempat adalah Masjid.

Dan yang terakhir adalah foto di ruang makannya, dimana beliau “enjoy” duduk sila menyantap makanan siangnya.

Semoga bisa menjadi cerminan bagi kehidupan kita. Terutama yang kini diberi amanah pangkat, jabatan dan kedudukan oleh masyarakat Indonesia.

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment